Minggu, 15 September 2013

Malas adalah teman kegagalan

Tempat yang paling dibanggakan di dunia
adalah yang mempunyai penerangan 
dan sebaik-baik teman duduk sepanjang masa adalah buku

Saya berpesan kepada Anda untuk melakukan kegiatan dan tidak hanya duduk berpangku tangan, malas, dan menyerah kepada kekosongan waktu. Bangkitlah Anda untuk membersihkan rumah atau perpustakaan Anda. Tunaikanlah pekerjaan Anda; shalatlah; dan baca Kitabullah atau bacaan yang berguna. Dengarlah kaset yang berisikan rekaman yang bermanfaat atau duduklah bersama tetangga dan teman Anda, lalu berbicaralah dengan mereka seputar hal-hal yang dapat mendekatkan Anda sekalian kepada Allah SWT. Bila Anda melakukan hal tersebut, niscaya Anda akan menemukan kebahagiaan dalam hati Anda, kelapangan dada, dan kegembiraan, dengan izin Allah. Waspadalah Anda, jangan sampai Anda menyerah kepada kekosongan waktu atau pengangguran, karena sesungguhnya hal ini akan mewariskan kepada Anda kesusahan, kecemasan, keraguan, kebimbangan, dan kekeruhan yang tidak dapat dihilangkan kecuali dengan melakukan aktivitas kerja.

Anda harus memperhatikan penampilan Anda, sehingga Anda tetap terlihat cantik, harum di dalam rumah, serta terlihat rapi dan bersih tempat duduk Anda. Anda harus menyambut suami Anda dengan aklaq yang baik; begitu pula terhadap anak-anak Anda, saudara-saudara Anda, kaum kerabat Anda, dan teman-teman Anda dengan senyum keramahan dan dada yang lapang.

Saya peringatkan Anda terhadap  perbuatan durhaka, karena sesungguhnya perbuatan durhaka itu akan mewariskan kesedihan pada diri Anda. Terlebih lagi kedurhakaan yang sering dilakukan oleh banyak wanita, seperti mengumbar pandangan kepada hal-hal yang diharamkan atau memperlihatkan perhiasan, berduaan dengan lelaki yang bukan muhrim, melaknat, mencaci, dan mengumpat, atau mengingkari hak suami dan tidak mengakui kebaikannya. Sesungguhnya hal-hal tersebut termasuk dosa-dosa yang banyak dilakukan oleh kaum wanita, kecuali wanita yang dihindarkan oleh Allah darinya berkat rahmat-Nya. Oleh karena itu, hati-hatilah, jangan sampai Anda membuat Tuhan yang menciptakan Anda marah kepada Anda. Bertaqwalah Anda kepada Allah SWT, karena sesungguhnya taqwa kepada-Nya akan menjamin terealisasinya kebahagiaan dan kepuasan dalam hati sanubari Anda.


Apabila kesusahan datang menerpa diri
dan kecemasan bertumpang-tindih menghimpit anda
ucapkanlah : "Laa ilaaha illaallooh."

Sabtu, 14 September 2013

Wanita yang melawan penindasan


Yang berlalu biarlah berlalu;
cita-cita adalah harapan yang belum pasti;
dan bagimu hanyalah saat yang sedang dijalani.


     Tunjukkanlah nalar Anda pada nash-nash, baik yang berasal dari Kitabullah maupun Sunnah Rasul-Nya, maka Anda akan menjumpai di dalamnya bahwa Allah SWT menyanjung wanita yang shalih dan memuji sosok wanita yang beriman. Dalam suatu ayat disebutkan oleh Allah SWT  melalui firman-Nya :

"Allah membuat istri Fir'aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman ketika ia berkata : ' Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim.' " (QS. 66:11)

     Dialah Asiah, istri Fir'aun. Renungkanlah oleh Anda bagaimana Allah menjadikan wanita ini sampel yang hidup bagi orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan. Pikirkanlah bagaimana Allah menjadikannya sebagai perlambang dan teladan yang jelas untuk diteladani oleh setiap wanita yang ingin beroleh petunjuk dan menempuh jalan yang telah digariskan oleh Allah dalam kehidupan ini. Alangkah berakal dan pintarnya wanita ini, karena ternyata dia lebih memilih tinggal di sisi Tuhannya Yang Maha Mulia dan lebih memprioritaskan bertetangga (dengan Allah) daripada menempati tempat tinggalnya. Untuk itu, ia rela membangkang terhadap ketaatan kepada suaminya (Fir'aun), yang berdosa, melampaui batas, lagi kafir. Dia menolak hidup di dalam istananya yang mewah penuh dengan perhiasan duniawi dan banyaknya para pelayan yang siap melayani semua kebutuhannya. Dia lebih memilih tempat tinggal yang lebih kekal, lebih indah, lebih cantik di sisi Tuhannya Yang menguasai semesta alam, di dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, di tempat yang telah dijanjikan di sisi Tuhan Yang Mahakuasa.

     Sesungguhnya dialah sosok wanita yang berjiwa besar. Berkat cita-citanya yang tinggi dan kejujurannya yang berani, terdoronglah dirinya untuk menentang secara terang-terangan suaminya yang melampaui batas dengan menyuarakan kalimat yang haq dan memproklamirkan keimanannya di hadapan suaminya. Oleh karena itu, ia disiksa demi membela agama Allah dan berakhirlah perjuangannya dengan kepulangannya ke sisi Tuhan yang menguasai semesta alam.
     Akan tetapi, Allah SWT telah menjadikannya sebagai sosok wanita yang patut untuk diteladani oleh setiap orang mukmin, baik laki-laki maupun perempuan, hingga hari Kiamat nanti. Allah telah mengabadikan nama asiah melalui pujian-Nya dalam Kitab-Nya dan menyanjung sikap yang dilakukannya. Sebaliknya, Allah mencela sikap suaminya yang menyimpang dan sesat dari manhaj Allah yang telah diterapkan Allah di dalam bumi-Nya.


Bersikaplah optimistis
sekalipun Anda berada dalam sumber badai